Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

EmpowHer Arena Selenggarakan Hybrid Race Khusus Wanita Pertama 5 Desember 2026 di ICE BSD

Mood and Dine Vol.039 X Smoky Bandit Hadirkan Kolaborasi Musik dan Kuliner di Jakarta Selatan

Prof. Iqbal Djawad Tekankan Transformasi Radikal Pendidikan Tinggi di Al-Zaytun Menuju Visi 2050

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Terkini
  • Tulis Berita
Asiasatu
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Terkini
  • Tulis Berita
Asiasatu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»Lengkap: Kepala BNN Ungkap Keberhasilan Ubah Mindset Petani Ganja Jadi Tanam Kopi
Terkini

Lengkap: Kepala BNN Ungkap Keberhasilan Ubah Mindset Petani Ganja Jadi Tanam Kopi

penulisBy penulis23 Juli 2026 6:14 AM002 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus menggencarkan program Alternative Development atau pengalihan fungsi lahan tanaman terlarang menjadi tanaman produktif bernilai ekonomi tinggi. Salah satu keberhasilan yang disoroti adalah perubahan pola pikir (mindset) para petani ganja di wilayah rawan, khususnya di Aceh, untuk beralih menanam kopi.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa pendekatan penanganan narkotika dari sisi hilir atau pemusnahan saja tidak cukup. Diperlukan solusi komprehensif dari sisi hulu yang menyentuh akar permasalahan sosial dan ekonomi masyarakat lokal.

“Melalui program Alternative Development, kita tidak hanya memusnahkan ladang ganja, tetapi juga memberikan solusi berkelanjutan. Kita ubah mindset para petani agar mereka beralih ke komoditas yang legal, bernilai ekonomis, dan berkelanjutan, seperti kopi,” ujar Suyudi dalam acara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Kamis (23/7/2026).

Suyudi menjelaskan, program ini dilakukan melalui pembinaan berkelanjutan, bantuan bibit unggul, pendampingan teknik bercocok tanam, hingga fasilitasi akses pasar bagi produk hasil panen masyarakat.

Hasilnya, kawasan yang tadinya dikenal sebagai ladang ganja kini berangsur-angsur bertransformasi menjadi sentra komoditas pertanian unggulan yang tidak hanya legal, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi warga setempat.

“Ketika masyarakat memiliki mata pencaharian yang sah, layak, dan menjanjikan secara ekonomi, mereka dengan sendirinya akan meninggalkan aktivitas ilegal tersebut. Ini adalah bentuk nyata perlindungan negara sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah rawan,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleLengkap: Wamenkes dan Wamendagri Kunjungi Layanan Tuberkulosis di RS Adam Malik
Next Article Lengkap: Kepala BNN Cerita Keberhasilan Tangkap Dewi Astutik, Buron Kasus 2 Ton Sabu
penulis

Related Posts

EmpowHer Arena Selenggarakan Hybrid Race Khusus Wanita Pertama 5 Desember 2026 di ICE BSD

29 Oktober 2026 2:31 PM

Mood and Dine Vol.039 X Smoky Bandit Hadirkan Kolaborasi Musik dan Kuliner di Jakarta Selatan

29 Oktober 2026 2:54 AM

Prof. Iqbal Djawad Tekankan Transformasi Radikal Pendidikan Tinggi di Al-Zaytun Menuju Visi 2050

29 Oktober 2026 2:35 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Lengkap: Gebrakan Midnight Jakarta Band Usung Rock N’ Roll Bernyawa, Rilis “USST”

3 Oktober 2026 12:12 AM7 Views

Lengkap: Alam Urbach Gabung di Tuaipuja, Siap Rilis Album Digital Usung Genre Dream Pop Shoegaze

29 Juli 2026 3:25 AM4 Views

Lengkap: Dalam “Trauma”, NADI Memilih Sendiri Sebelum Kembali Membuka Hati

9 September 2026 11:08 AM3 Views
© 2026 asiasatu. Designed by asiasatu.
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Terkini
  • Tulis Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.